Canangkan Zona Integritas, Kakanwil Kemenag: Komitmen Moral Menghadirkan Birokrasi Yang Bersih.
SENTANI, TAJUK PAPUA.COM, – Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran mencanangkan zona Integritas di wilayah Kantor Kementrian Agama Kabupaten Jayapura, Kamis 15 Januari 2026. Penandatanganan kesepakatan ini, dilakukan oleh sejumlah pejabat baik Kakanwil, Kapala Kantor Kementrian agama kabupaten Jayapura dan sejumlah kepala seksi baik dari bimas Islam, Budha, Kristen, Katolik dan juga KUA Distrik Sentani, Nimbokrang dan Kaureh yang disaksikan oleh wakil bupati Jayapura Haris Ricard Yokhu.
Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Papua, Klemens Tarab, Pencanangan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi, bersih melayani merupakan sebuah langkah strategis yang patut kita dukung bersama,
“ Zona integritas bukan saja kegiatan seremonial tetapi merupakan komitmen moral dari institusi untuk menghadirkan birokrasi yang bersih, transparan dan melayani dengan sepenuh hati.”ungkap Klemens.
Kendati demikian menurut Klemens Taran, ada juga birokrasi tidak melayani sepenuh hati. Untuk itu kementrian agama Kabupaten Jayapura telah mencanangkan niat dan tekat untuk melayani sepenuh hati.
“ Ini sesuatu yang patut kita acungi jempol, namun perlu dukungan semua pihak,” tegasnya.
Sebagai kepala kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Taran mendukung setiap langkah Kabupaten Jayapura dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, bebas dari KKN dan berorientasi pada pelayanan publik yang adil dan akuntabel.
“ saat ini integritas lembaga pemerintah adalah sesuatu yang sangat mahal, banyak institusi jadi sorotan publik oleh karena itu aparatur sipil negara kementrian agama kabupaten Jayapura harus mampu menginternalisasikan budaya kerja kementrian agama yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab dan keteladanan dalam setiap bentuk pelayanan yang dilakukan, baik di kantor tetapi juga di lingkungan masyarakat umat beragama.
Ia berharap kementrian agama kabupaten Jayapura kedepan benar-benar menjadi institusi yang hadir di masyarakat untuk memberi solusi, ketenangan dan pelayanan yang adil dan bermartabat.
“ Kantor kementrian agama hendaknya menjadi rumah bersama bagi pelayanan umat, kementrian agama bukan hanya dibutuhkan tetapi hendaknya dirindukan oleh umat beragama di kabupaten Jayapura.” Ujar Klemens
Kementrian agama diakui memiliki peran yang strategis dalam menjaga harmoni kehidupan agama di Papua, memperkuat moderasi beragama, merawat kebersamaan dimasyarakat Papua yang majemuk,
“ Saya menaruh harapan besar bahwa kementrian agama Kabupaten Jayapura mampu dan terus akan menjadi garda terdepan dalam membangun kerukunan, memberi rasa aman dalam beragama serta menjadi mitra pemerintah daerah bagi pelayanan terhadap masyarakat.
Disaat yang sama, Kakanwil memberikan apresiasi kepada kapala kantor kementrian agama kabupaten Jayapura atas penyelesaian pembangunan gedung baru.
“ Prosesnya tidak mudah dan juga tidak singkat. Ini membutuhkan ketekunan dan kesabaran karena waktu yang panjang. Saya memberikan apresiasi kepada kepala kantor dan jajaran yang bertahan ditengah badai serta terus menjaga keberlangsungan pelayanan ditengah keterbatasan,” katanya.
Hal ini mencerminkan pelayanan publik tidak ditentukan fasilitas tetapi oleh komitmen, loyalitas dan integritas dari aparatur sipil yang menjalankannya.
Menurut dia pembangunan gedung baru harus dimaknai sebagai bertambahnya gedung secara fisik negara tetapi juga sebagai simbol, harapan, simbol kebangkitan dan simbol dari tanggungjawab yang lebih besar.
“ Dengan fasilitas yang semakin memadai, maka menuntut kwalitas kinerja yang disiplin, profesional dari ASN secara khusus di kantor kementrian agama di Kabupaten Jayapura. (FA)



















