SENTANI, Tajuk Papua.Com – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura mencatat tugas jenis penyakit yang masih sering terjadi di Kabupaten Jayapura yakniy Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Tuberkulosis (TB), dan malaria.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Tony Mote, disela acara Aksi Bergizi Di Sekolah, Kamis 25 09/2025.
Menurut Anton Mote tiga jenis penyakit yang dialami masyarakat ditangani oleh 22 UPT Puskesmas di seluruh distrik, di Kabupaten Jayapura.
Selain tiga jenis penyakit tersebut kasus HIV juga. Selain itu, tren kasus HIV juga menunjukkan peningkatan meski data akumulatif pertengahan tahun belum sepenuhnya dihimpun.
“ Tiga penyakit yang mendominasi disebabkan oleh faktor lingkungan dan pola hidup masyarakat yang belum sepenuhnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan kurangnya kesadaran pasien yang sakit tidak mau rutin minum obat.
“Petugas dan relawan kesehatan kami sudah turun langsung ke lapangan melakukan jemput bola, baik untuk pengobatan maupun sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan”
“Edukasi mengenai kebersihan lingkungan, pencegahan malaria, hingga pola makan sehat terus kami gencarkan,” jelasnya.
Untuk mencegah penyakit tersebut, masyarakat diimbau melakukan langkah sederhana namun berdampak besar, seperti menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya serta tidak membiarkan genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk malaria.
Menggunakan kelambu atau obat anti-nyamuk saat tidur untuk mencegah gigitan nyamuk malaria. Menerapkan etika batuk dan cuci tangan rutin untuk mencegah penyebaran ISPA dan TB.Rutin memeriksakan diri ke puskesmas terutama bagi yang memiliki gejala batuk berkepanjangan, demam tinggi, atau penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk memperkuat daya tahan tubuh.
dr. Anton menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan program kesehatan.
“Kesehatan bukan hanya tugas pemerintah atau tenaga medis. Dengan kerja sama semua pihak, kita bisa menekan angka penyakit menular dan mewujudkan masyarakat Jayapura yang sehat dan produktif,” tegasnya.(**)



















