Wamena, (TP) – Seorang guru Sekolah Dasar (SD) Anugrah Wiaima, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan berhasil merampungkan Buku Huruf Bung Karno. Sebuah buku pembelajaran untuk memudahkan siswa TK, SD bahkan pendidikan non formal dalam mengenali huruf dan bisa membaca.
Buku dengan jumlah kurang lebih 170 halaman ditulis oleh John Asso, yang merupakan alumni lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Cenderawasih ini awalnya mengaku banyak tantangan dalam proses penulisan buku ini, namun berkat kegigihannya ia mempu menyelesaikan penulisan buku berjudul Buku Huruf Bung Karno.
“Banyak tantangan karena harus berbagi waktu antara pekerjaan pokok sebagai guru dan juga sebagai seorang kepala keluarga, namun semua bisa diselesaikan dengan baik,”kata John Asso diselah acara deklarasi dan peluncuran buku Huruf Bung Karno oleh Yayasan Bantulah Usaha Pemberantasan Buta Huruf Indonesia yang berlangsung di Wamena, Jayawijaya Jumat 14/03/2025.
Berbekal pengalamannya sebagai guru Jhon Asso memberanikan diri menulis buku Huruf Bung Karno yang didukung oleh pendiri YUPHI, Bertus Asso yang juga merupakan penemu huruf Bung Karno.
“Pak Bertus memunculkan pikiran berdasarkan pengalaman sekolah partai PDIP untuk itu saya tulis,”ucap John Asso.
Dalam metode pembelajaran buku ini kata John Asso, hanya 10 huruf untuk semester pertama, dan 11 huruf semester II. Sementara jumlah huruf lainnya diajarkan pada semester berikutnya.
Menurut John, buku yang ditulisnya sudah diajarkan di Puncak Jaya, Papua Tengah walau hanya 3 bulan tetapi hasilnya banyak pemuda, dan orang tua yang putus sekolah bisa membaca alkitab.
Keunggulan dari metode yang diajarkan dalam buku huruf Bung Karno adalah mempunyai target pembelajaran yang jelas dari hari kehari sehingga bisa ditargetkan kapan siswa bisa menulis dan membaca,”kata John.
lebih lanjut menurut John Asso, ada 3 cara dalam metode pengajaran buku huruf Bung Karno yakni rasa, melihat dan mendengar,” kadang rumput dan tanah juga menjadi media pembelajaran sehingga anak-anak cepat mengerti.”kata John.



















