SENTANI, TAJUK PAPUA.COM,- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) diserahterimakan dari pejabat lama, Gustaf Griapon kepada pejabat baru Yaan Yoku. Acara ini berlangsung secara sederhana di ruang rapat, Kantor dinas Kominfo, Selasa 28/10/2025.
Sebagai pejabat baru, Yaan Yoku berharap kerjasama semua staf dalam mendukung semua program kerja yang telah direncanakan sebelumnya
“ seluruh perencanaan 2026 sudah selesai, saya tinggal melanjutkan saja apa yang telah diprogramkan kadis s belumnya. Saya berharap dukungan dari semua staf yang sudah lama berada di diskominfo, mereka yang lama disini dan paham semuanya. Untuk itu saya butuh dukungan dan loyalitas staf,” Ungkap Yaan Yoku.
Menurut dia semua OPD dilingkungan pemerintah kabupaten Jayapura dituntut untuk semua perencanaan 2026 disesuaikan dengan visi-misi bupati dan wakil bupati
“ Sebagai kadis Kominfo yang baru saya pasti melanjutkan program yang telah dibuat oleh kadis sebelumnya (Gustaf Griapon), karena secara aturan Renstra dan renja sudah selesai, saya tinggal melanjutkan saja,” ungkap mantan Kepala dinas Pemuda dan Olahraga itu.
Sementara itu mantan kadiskominfo, Gustaf Griapon yang kini menjabat sebagai kepala dinas pelayanan terpadu satu pintu (BPTSP) berharap kepada pejabat baru untuk tetap memprioritaskan infrastruktur telekomunikasi dibeberapa daerah yang masih blankspot.
Selain itu melanjutkan pengembangan kabel optik pada wilayah pembangunan III (Nimbokrang dan Kemtuk) yang saat ini terhenti akibat aktifitas pemalangan.
Diakui dari sisi infrastruktur, kata Gustaf pihaknya telah melakukan pembangunan 144 tower yang meliputi Indosat 26 tower dan Bhakti Kominfo sebanyak 65 tower.
Sementara untuk Indihome hampir mencapai 11 ribu pelanggan. Ada juga literasi digital yang terus digaungkan bersama mitra
“ Kami akan terus mendukung kadis yang baru untuk bermitra dengan pihak terkait yang selama ini telah bekerjasama.” Kata Gustaf.
Lebih lanjut Gustaf berharap kadis yang baru memberikan perhatian terhadap PPID dalam mewujudkan transparansi dan keterbukaan informasi publik
“ harus menyediakan akses mudah bagi publik untuk mendapatkan informasi terkait kegiatan pemerintah,” kata Gustaf.
“ Terakhir jangan lupa kerjasama media dengan teman-teman wartawan yang terus mengabarkan keberhasilan pembangunan di wilayah kabupaten Jayapura.
“ Tahun depan kita hanya punya 1 miliar dari dana Otsus untuk kerjasama media.”tutup Gustaf.(**)



















