Sentani, Tajuk Papua.com, – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura akan bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Papua dalam meningkatkan literasi keuangan, memperluas akses pasar modal, serta membuka peluang pembiayaan alternatif bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Jayapura. Hal ini diawali dengan adanya audiens antara DPMPTSP bersama BEI baru-baru ini di Jayapura.
Kepalal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura Gustaf Griapon, dalam rilisnya menyebut Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan kemitraan antara DPMPTSP dan BEI, sejalan dengan visi untuk menciptakan ekosistem investasi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Papua
Dijelaskan ada tujuh Program Kolaborasi DPMPTSP Kabupaten Jayapura dan BEI Papua meliputi, Sosialisasi Pasar Modal dengan melakukan Edukasi dasar mengenai saham, obligasi, dan reksa dana bagi UMKM, ASN, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Yang kedua adalah Sekolah Pasar Modal Daerah (SPMD) dengan melakukan Pelatihan reguler online dan offline bersama BEI dan sekuritas mitra untuk menghasilkan investor lokal yang berdaya saing.
Ketiga, Klinik Go Public Pendampingan bagi pelaku usaha skala menengah untuk mempersiapkan langkah menuju IPO, termasuk penyusunan roadmap, kelengkapan legal, dan tata kelola perusahaan.
Selanjutnya, Papua Investment Forum Ajang temu bisnis antara pelaku usaha, investor, dan otoritas terkait untuk mempertemukan peluang pembiayaan dan pengembangan usaha.
Kelima, Pengembangan Galeri Investasi di Desa/Kampung Penyediaan pusat edukasi pasar modal di sekolah, kampus, atau distrik untuk memperluas jangkauan informasi hingga ke pelosok.
Ketujuh, Kampanye Investasi Aman, Edukasi publik melalui media sosial, radio, TV lokal, dan komunitas untuk mencegah masyarakat terjebak investasi ilegal.
Dan terakhir, Pojok Investasi di Layanan Publik Penyediaan booth informasi pasar modal di titik pelayanan publik untuk memudahkan masyarakat memperoleh edukasi langsung.
Menurut Gustaf Griapon melalui audiensi ini, DPMPTSP Kabupaten Jayapura dan BEI Papua menyatakan komitmen bersama untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pasar modal, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta menghadirkan alternatif pembiayaan yang lebih luas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia berharap Kerja sama tersebut diharapkan dapat: meningkatkan literasi keuangan masyarakat, membuka akses pendanaan formal bagi UMKM, mencetak investor lokal yang kompeten, dan memperkuat iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Jayapura.
“ DPMPTSP Kabupaten Jayapura dan BEI Papua akan segera menindaklanjuti hasil audiensi dengan penyusunan timeline implementasi program serta pembentukan tim teknis kolaborasi.” Ungkap Griapon.(redaksi)



















